<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>reklamasi tambang Archives - Agincourt Resources</title>
	<atom:link href="https://agincourtresources.com/id/tag/reklamasi-tambang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://agincourtresources.com/id/tag/reklamasi-tambang/</link>
	<description>Embracing A Sustainable Future</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Sep 2026 02:12:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2022/10/cropped-Agincourt-Resources-Member-of-Astra-Logo-32x32.png</url>
	<title>reklamasi tambang Archives - Agincourt Resources</title>
	<link>https://agincourtresources.com/id/tag/reklamasi-tambang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengenal Peran Capung sebagai Bioindikator Kualitas Lingkungan</title>
		<link>https://agincourtresources.com/id/2026/09/04/mengenal-peran-capung-sebagai-bioindikator-kualitas-lingkungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[darren nurachmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog ID]]></category>
		<category><![CDATA[Anisoptera]]></category>
		<category><![CDATA[Biodiversitas]]></category>
		<category><![CDATA[bioindikator lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[capung]]></category>
		<category><![CDATA[Capung Bioindikator Kualitas Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[capung jarum]]></category>
		<category><![CDATA[ekologi perairan]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem perairan]]></category>
		<category><![CDATA[Environmental Stewardship]]></category>
		<category><![CDATA[habitat air tawar]]></category>
		<category><![CDATA[indikator lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[keanekaragaman hayati]]></category>
		<category><![CDATA[keseimbangan ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi Alam]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi habitat]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas air]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas habitat]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[monitoring biodiversitas]]></category>
		<category><![CDATA[Odonata]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihan ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan lahan basah]]></category>
		<category><![CDATA[rantai makanan]]></category>
		<category><![CDATA[rehabilitasi sungai]]></category>
		<category><![CDATA[reklamasi tambang]]></category>
		<category><![CDATA[serangga air]]></category>
		<category><![CDATA[wetland conservation]]></category>
		<category><![CDATA[Zygoptera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agincourtresources.com/?p=337282</guid>

					<description><![CDATA[<p>Capung bukan sekadar serangga yang menghiasi sekitar perairan. Keberadaannya dapat menjadi petunjuk alami kondisi ekosistem, terutama kualitas air tawar. Capung termasuk ordo Odonata, yang terdiri atas capung biasa (Anisoptera) dan capung jarum (Zygoptera). Habitatnya beragam, mulai dari hutan, kebun, sawah, sungai, hingga danau. Lebih Lama di Air Sebagian besar siklus hidup capung berlangsung sebagai larva [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2026/09/04/mengenal-peran-capung-sebagai-bioindikator-kualitas-lingkungan/">Mengenal Peran Capung sebagai Bioindikator Kualitas Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Capung bukan sekadar serangga yang menghiasi sekitar perairan. Keberadaannya dapat menjadi petunjuk alami kondisi ekosistem, terutama kualitas air tawar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Capung termasuk ordo <em>Odonata</em>, yang terdiri atas capung biasa (<em>Anisoptera</em>) dan capung jarum (<em>Zygoptera</em>). Habitatnya beragam, mulai dari hutan, kebun, sawah, sungai, hingga danau.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Lebih Lama di Air</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian besar siklus hidup capung berlangsung sebagai larva atau nimfa di dalam air, selama beberapa bulan hingga bertahun-tahun. Pada fase ini, larva memangsa jentik nyamuk, cacing air, dan organisme kecil lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena membutuhkan perairan yang cukup oksigen dan relatif bersih, larva capung sensitif terhadap perubahan kualitas air. Pencemaran dapat menekan populasinya, sedangkan perairan yang membaik dapat kembali dihuni capung.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-large"><img data-dominant-color="979694" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #979694;" fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="575" src="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Neurobasis-chinensis-4-1-1024x575.webp" alt="" class="wp-image-337290 not-transparent" srcset="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Neurobasis-chinensis-4-1-1024x575.webp 1024w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Neurobasis-chinensis-4-1-300x169.webp 300w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Neurobasis-chinensis-4-1-768x431.webp 768w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Neurobasis-chinensis-4-1-1536x863.webp 1536w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Neurobasis-chinensis-4-1-2048x1150.webp 2048w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Neurobasis-chinensis-4-1-1080x607.webp 1080w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Neurobasis-chinensis-4-1-1280x719.webp 1280w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Neurobasis-chinensis-4-1-980x550.webp 980w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Neurobasis-chinensis-4-1-480x270.webp 480w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bioindikator Alami</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Ketergantungannya pada habitat air dan daratan membuat capung menjadi bioindikator, yaitu organisme yang dapat membantu menunjukkan kondisi lingkungan. Perubahan jumlah dan keragaman jenis capung dapat menjadi sinyal adanya perubahan kualitas habitat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semakin beragam capung yang ditemukan, semakin besar pula indikasi bahwa ekosistem perairan mampu mendukung kehidupan berbagai organisme.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-large"><img data-dominant-color="6c8d36" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #6c8d36;" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Orthetrum-sabina-4-1-1024x576.webp" alt="" class="wp-image-337288 not-transparent" srcset="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Orthetrum-sabina-4-1-980x551.webp 980w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/09/Orthetrum-sabina-4-1-480x270.webp 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bagian dari Rantai Kehidupan</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Capung turut menjaga keseimbangan ekosistem. Larvanya membantu mengendalikan organisme air, termasuk jentik nyamuk, sementara capung dewasa memangsa berbagai serangga. Pada saat yang sama, capung menjadi sumber makanan bagi ikan, burung, katak, reptil, dan kelelawar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, penurunan populasi capung dapat memengaruhi keseimbangan rantai makanan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Menjaga Habitat, Menjaga Ekosistem</strong></h4>



<p class="wp-block-paragraph">Alih fungsi lahan, pencemaran air, penggunaan pestisida berlebihan, serta perubahan pola hujan dan suhu dapat mengancam keberadaan capung. Menjaga kualitas air, melindungi lahan basah, mempertahankan vegetasi di bantaran sungai, dan memulihkan habitat menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rehabilitasi sungai maupun reklamasi lahan bekas tambang, jumlah dan keragaman capung dapat menjadi salah satu petunjuk pemulihan ekosistem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, capung mengajarkan bahwa kesehatan lingkungan dapat tercermin dari makhluk-makhluk kecil di dalamnya. Menjaga habitat capung berarti turut menjaga kualitas air, keseimbangan ekosistem, dan kehidupan yang bergantung padanya.</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2026/09/04/mengenal-peran-capung-sebagai-bioindikator-kualitas-lingkungan/">Mengenal Peran Capung sebagai Bioindikator Kualitas Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mikoriza: Jejak Senyap yang Menghidupkan, Sahabat Akar yang Menguatkan</title>
		<link>https://agincourtresources.com/id/2026/03/27/mikoriza-jejak-senyap-yang-menghidupkan-sahabat-akar-yang-menguatkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[arif harahap]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog ID]]></category>
		<category><![CDATA[keanekaragaman hayati]]></category>
		<category><![CDATA[mikoriza]]></category>
		<category><![CDATA[peran mikoriza]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan struktur tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Post-mining revegetation]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk hayati mikoriza]]></category>
		<category><![CDATA[rehabilitasi lahan pascatambang]]></category>
		<category><![CDATA[reklamasi tambang]]></category>
		<category><![CDATA[revegetasi lahan tambang]]></category>
		<category><![CDATA[simbiosis mikoriza]]></category>
		<category><![CDATA[solusi berbasis alam]]></category>
		<category><![CDATA[tambang emas martabe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agincourtresources.com/?p=321785</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di balik tanah yang tampak diam, tersimpan kehidupan yang bekerja tanpa suara. Salah satunya adalah mikoriza jamur tanah yang menjalin hubungan erat dengan akar tanaman dalam sebuah simbiosis mutualisme, yaitu hubungan saling menguntungkan antara dua makhluk hidup. Mikoriza hidup menempel pada akar tanaman dan membantu meningkatkan kemampuan tanaman dalam menyerap air serta unsur hara dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2026/03/27/mikoriza-jejak-senyap-yang-menghidupkan-sahabat-akar-yang-menguatkan/">Mikoriza: Jejak Senyap yang Menghidupkan, Sahabat Akar yang Menguatkan</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="text-justify wp-block-paragraph">Di balik tanah yang tampak diam, tersimpan kehidupan yang bekerja tanpa suara. Salah satunya adalah <a href="https://polbangtanmedan.ac.id/upload/upload/jurnal/Vol%2012-2/11%20Arie%20Mikoriza.pdf" type="link" id="https://polbangtanmedan.ac.id/upload/upload/jurnal/Vol%2012-2/11%20Arie%20Mikoriza.pdf" target="_blank" rel="noreferrer noopener">mikoriza</a> jamur tanah yang menjalin hubungan erat dengan akar tanaman dalam sebuah simbiosis mutualisme, yaitu hubungan saling menguntungkan antara dua makhluk hidup.</p>



<p class="text-justify wp-block-paragraph">Mikoriza hidup menempel pada akar tanaman dan membantu meningkatkan kemampuan tanaman dalam menyerap air serta unsur hara dari tanah. Sebagai imbalannya, tanaman menyediakan karbohidrat hasil fotosintesis sebagai sumber energi bagi jamur. Hubungan ini menjadikan keduanya saling bergantung dan saling menguatkan.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3921-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-321739" srcset="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3921-1024x683.webp 1024w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3921-300x200.webp 300w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3921-768x512.webp 768w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3921-1536x1025.webp 1536w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3921-2048x1366.webp 2048w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3921-1080x720.webp 1080w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3921-1280x854.webp 1280w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3921-980x654.webp 980w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3921-480x320.webp 480w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="text-justify wp-block-paragraph">Peran mikoriza tidak berhenti pada satu tanaman. Melalui jaringan benang halus yang disebut hifa, mikoriza memperluas jangkauan akar hingga ke celah-celah tanah yang tidak dapat dijangkau secara alami. Jaringan ini juga memungkinkan terjadinya pertukaran nutrisi dan sinyal kimia antar tanaman, membentuk sistem komunikasi alami di bawah permukaan tanah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga: <a href="https://agincourtresources.com/id/2024/07/29/mikoriza-sahabat-tanaman-yang-tak-terlihat/" type="post" id="140593">Mikoriza, Sahabat Tanaman yang Tak Terlihat </a></strong></p>



<p class="text-justify wp-block-paragraph">Secara umum, mikoriza terbagi menjadi dua jenis utama. Pertama, <a href="https://www.neliti.com/publications/362583/keanekaragaman-jenis-jamur-ektomikoriza-di-taman-wisata-alam-bariat-kabupaten-so" type="link" id="https://www.neliti.com/publications/362583/keanekaragaman-jenis-jamur-ektomikoriza-di-taman-wisata-alam-bariat-kabupaten-so" target="_blank" rel="noreferrer noopener">ektomikoriza</a>, yaitu jamur yang membentuk lapisan di permukaan akar tanaman. Kedua, mikoriza arbuskular atau endomikoriza, yaitu jamur yang masuk ke dalam jaringan akar dan banyak ditemukan di wilayah tropis, terutama pada lahan terdegradasi.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3912-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-321741" srcset="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3912-1024x683.webp 1024w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3912-300x200.webp 300w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3912-768x512.webp 768w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3912-1536x1025.webp 1536w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3912-2048x1366.webp 2048w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3912-1080x720.webp 1080w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3912-1280x854.webp 1280w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3912-980x654.webp 980w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2026/03/MIKE3912-480x320.webp 480w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="text-justify wp-block-paragraph">Dalam konteks pertambangan, lahan pascatambang umumnya mengalami penurunan kualitas, seperti rendahnya unsur hara, buruknya struktur tanah, serta rendahnya kemampuan menahan air. Kondisi ini menjadi tantangan dalam proses rehabilitasi dan revegetasi atau penanaman kembali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sinilah mikoriza memainkan peran penting sebagai solusi berbasis alam. Dengan kemampuannya, mikoriza membantu:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>meningkatkan penyerapan unsur hara penting seperti fosfor dan nitrogen,</li>



<li>memperkuat ketahanan tanaman terhadap kekeringan dan kondisi lingkungan ekstrem,</li>



<li>memperbaiki struktur tanah sehingga lebih mampu menyimpan air dan udara, serta</li>



<li>meningkatkan keberhasilan pertumbuhan tanaman pada lahan rehabilitasi.</li>
</ul>



<p class="text-justify wp-block-paragraph">Pemanfaatan mikoriza umumnya dilakukan melalui proses inokulasi, yaitu penambahan mikoriza pada bibit tanaman sejak tahap persemaian. Dengan cara ini, tanaman telah memiliki “mitra” sejak awal pertumbuhannya, sehingga lebih siap beradaptasi saat ditanam di lapangan. Selain itu, mikoriza juga dapat digunakan dalam bentuk pupuk hayati yang dicampurkan langsung ke dalam tanah.</p>



<p class="text-justify wp-block-paragraph">Hasil berbagai penelitian, termasuk di area Tambang Emas Martabe, menunjukkan bahwa mikoriza tidak hanya tumbuh di hutan alami, tetapi juga mampu berkembang di lahan reklamasi yang miskin unsur hara. Keberadaannya terbukti membantu mempercepat pertumbuhan tanaman dan mendukung pemulihan keanekaragaman hayati.</p>



<p class="text-justify wp-block-paragraph">Mikoriza mungkin tak terlihat oleh mata, namun perannya begitu nyata. Ia adalah jejak senyap yang menghidupkan, sahabat akar yang menguatkan, serta bagian penting dari upaya menjaga keseimbangan alam terutama dalam mengembalikan kehidupan di lahan yang pernah terdegradasi.</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2026/03/27/mikoriza-jejak-senyap-yang-menghidupkan-sahabat-akar-yang-menguatkan/">Mikoriza: Jejak Senyap yang Menghidupkan, Sahabat Akar yang Menguatkan</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merawat Bumi dari Akar: Mengenal Fasilitas Pembibitan Tambang Emas Martabe</title>
		<link>https://agincourtresources.com/id/2025/11/14/merawat-bumi-dari-akar-mengenal-fasilitas-pembibitan-tambang-emas-martabe/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[darren nurachmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog ID]]></category>
		<category><![CDATA[Agincourt Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Batangtoru ecosystem]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitas pembibitan]]></category>
		<category><![CDATA[keberlanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[nursery Martabe]]></category>
		<category><![CDATA[Perpres 77 2024]]></category>
		<category><![CDATA[persemaian tambang]]></category>
		<category><![CDATA[reklamasi tambang]]></category>
		<category><![CDATA[seedling production]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman lokal Batangtoru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agincourtresources.com/?p=313032</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agincourt Resources memiliki fasilitas pembibitan (Nursery) dengan kapasitas sekitar 60.000 bibit. Dengan kapasitas produksi yang cukup besar tersebut, perusahaan mampu menghasilkan hingga 6.000 bibit per bulan. Saat ini tercatat sebanyak 63 jenis tanaman lokal dan nonlokal khas Batangtoru yang dibudidayakan di fasilitas tersebut.&#160; Fasilitas pembibitan dibangun untuk mendukung penyediaan bibit pada area reklamasi dan area [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2025/11/14/merawat-bumi-dari-akar-mengenal-fasilitas-pembibitan-tambang-emas-martabe/">Merawat Bumi dari Akar: Mengenal Fasilitas Pembibitan Tambang Emas Martabe</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Agincourt Resources memiliki fasilitas pembibitan (Nursery) dengan kapasitas sekitar 60.000 bibit. Dengan kapasitas produksi yang cukup besar tersebut, perusahaan mampu menghasilkan hingga 6.000 bibit per bulan. Saat ini tercatat sebanyak 63 jenis tanaman lokal dan nonlokal khas Batangtoru yang dibudidayakan di fasilitas tersebut.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fasilitas pembibitan dibangun untuk mendukung penyediaan bibit pada area reklamasi dan area konservasi, yang bertujuan menyediakan pakan satwa, memperkaya ragam tanaman pakan satwa, serta mengembangkan tanaman endemik lokal.&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-large is-resized"><img data-dominant-color="575044" data-has-transparency="false" loading="lazy" decoding="async" width="1708" height="2560" src="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/11/MIKE3823-1-edited-scaled.webp" alt="" class="wp-image-313041 not-transparent" style="--dominant-color: #575044; width:800px" srcset="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/11/MIKE3823-1-edited-scaled.webp 1708w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/11/MIKE3823-1-edited-1280x1919.webp 1280w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/11/MIKE3823-1-edited-980x1469.webp 980w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/11/MIKE3823-1-edited-480x719.webp 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) and (max-width: 1280px) 1280px, (min-width: 1281px) 1708px, 100vw" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 77 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengelolaan Fasilitas Persemaian pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, setiap perusahaan tambang diwajibkan membangun dan mengelola fasilitas persemaian sebagai bagian dari upaya reklamasi dan penghijauan kembali lahan pascatambang.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fasilitas pembibitan ini dilengkapi berbagai sarana dan prasarana penting yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan bibit secara optimal sebelum dipindahkan ke lahan permanen. Tujuan utamanya adalah mengendalikan lingkungan tumbuh, meningkatkan tingkat keberlangsungan hidup bibit, serta menghasilkan bibit yang sehat dan seragam.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Fasilitas yang Harus Dimiliki dalam Sebuah Pembibitan&nbsp;</strong>&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Prasarana (Infrastruktur)</strong>&nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Area persemaian/tempat pembibitan</strong>: Lokasi khusus untuk penyemaian benih atau perawatan bibit muda yang dilengkapi pelindung atap semi permanen atau permanen untuk melindungi dari cuaca ekstrem. </li>



<li><strong>Struktur pelindung</strong>: Dapat berupa rumah kaca (<em>greenhouse</em>), naungan (<em>shading net</em>), atau sungkup plastik untuk mengendalikan cahaya, suhu, dan kelembapan. </li>



<li><strong>Sistem irigasi/penyiraman</strong>: Instalasi air seperti selang, gembor, atau sistem irigasi tetes otomatis untuk memastikan ketersediaan air yang konsisten. </li>



<li><strong>Area persiapan media</strong>: Tempat khusus untuk mencampur dan menyiapkan media tanam (tanah, pupuk kandang, pasir, sekam, dan sebagainya). </li>



<li><strong>Gudang penyimpanan</strong>: Area untuk menyimpan benih, pupuk, pestisida, dan peralatan dengan aman. </li>



<li><strong>Akses transportasi</strong>: Jalur atau fasilitas pendukung untuk memudahkan mobilisasi bahan masuk <em>(input)</em> dan bibit siap tanam <em>(output).</em> </li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sarana (Alat dan Bahan)</strong>&nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Media tanam</strong>: Tanah, pupuk, kompos, pasir, dan arang sekam sebagai substrat pertumbuhan bibit. </li>



<li><strong>Benih/bahan tanam</strong>: Benih berkualitas, stek, atau bahan perbanyakan vegetatif lainnya. </li>



<li><strong>Wadah pembibitan</strong>: Baki semai (<em>nursery tray</em>), pot, polybag, atau bedengan. </li>



<li><strong>Peralatan tangan</strong>: Sekop, sudip tangan, garpu kebun, dan gunting tanaman untuk aktivitas harian. </li>



<li><strong>Pupuk dan pestisida</strong>: Bahan organik maupun kimia untuk nutrisi dan perlindungan tanaman. </li>



<li><strong>Alat ukur</strong>: pH meter dan alat pengukur kelembapan untuk memantau kondisi lingkungan tumbuh. </li>
</ul>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2025/11/14/merawat-bumi-dari-akar-mengenal-fasilitas-pembibitan-tambang-emas-martabe/">Merawat Bumi dari Akar: Mengenal Fasilitas Pembibitan Tambang Emas Martabe</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hydroseeding, Hijaukan Martabe, Pulihkan Alam</title>
		<link>https://agincourtresources.com/id/2025/09/19/hydroseeding-hijaukan-martabe-pulihkan-alam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[lile manalu]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog ID]]></category>
		<category><![CDATA[Agincourt Resources]]></category>
		<category><![CDATA[cocomesh]]></category>
		<category><![CDATA[hydroseeding]]></category>
		<category><![CDATA[jutenet]]></category>
		<category><![CDATA[keberlanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[reklamasi tambang]]></category>
		<category><![CDATA[revegetasi]]></category>
		<category><![CDATA[tambang emas martabe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agincourtresources.com/?p=271654</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kegiatan pertambangan terbuka (open pit) di Tambang Emas Martabe membawa konsekuensi berupa perubahan bentang alam. Namun, perubahan ini diimbangi dengan komitmen kuat Agincourt Resources untuk memulihkan lingkungan melalui berbagai upaya reklamasi dan revegetasi. Salah satu teknik andalan yang digunakan adalah hydroseeding. Hydroseeding berasal dari kata hydro (air) dan seeding (penanaman benih). Metode ini dilakukan dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2025/09/19/hydroseeding-hijaukan-martabe-pulihkan-alam/">Hydroseeding, Hijaukan Martabe, Pulihkan Alam</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan pertambangan terbuka (<em>open pit</em>) di Tambang Emas Martabe membawa konsekuensi berupa perubahan bentang alam. Namun, perubahan ini diimbangi dengan komitmen kuat Agincourt Resources untuk memulihkan lingkungan melalui berbagai upaya reklamasi dan revegetasi. Salah satu teknik andalan yang digunakan adalah <em>hydroseeding.</em></p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-large"><img data-dominant-color="8d8876" data-has-transparency="false" style="--dominant-color: #8d8876;" loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/09/hydroseeding-hijaukan-martabe-pulihkan-alam-1-1024x576.webp" alt="hydroseeding-hijaukan-martabe-pulihkan-alam" class="wp-image-271657 not-transparent" srcset="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/09/hydroseeding-hijaukan-martabe-pulihkan-alam-1-1024x576.webp 1024w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/09/hydroseeding-hijaukan-martabe-pulihkan-alam-1-980x551.webp 980w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/09/hydroseeding-hijaukan-martabe-pulihkan-alam-1-480x270.webp 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hydroseeding</em> berasal dari kata<em> hydro</em> (air) dan <em>seeding</em> (penanaman benih). Metode ini dilakukan dengan mencampurkan:</p>



<p class="wp-block-paragraph">Material Pendukung lainnya hingga menjadi formula khusus yang disemprotkan merata ke lahan terbuka menggunakan tangki khusus. Campuran tersebut membentuk lapisan pelindung alami yang menjaga kelembapan tanah, mempercepat perkecambahan, sekaligus menekan risiko erosi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Efisiensi, karena memungkinkan penanaman di area luas dalam waktu singkat, termasuk lokasi lereng curam yang sulit dijangkau. Kandungan nutrisi dalam campuran mendukung pertumbuhan tanaman lebih kuat, sementara mulsa berfungsi menjaga stabilitas tanah dari angin dan hujan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Hydroseeding </em>di Tambang Emas Martabe sering dikombinasikan dengan pemasangan jaring berbahan serat goni (<em>jutenet</em>) atau serat kelapa <em>(cocomesh</em>). Kombinasi ini terbukti efektif memperkuat lereng sekaligus mempercepat pertumbuhan tanaman penutup tanah (<em>cover crop</em>).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih dari sekadar metode teknis, <em>hydroseeding</em> mencerminkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan tambang yang berwawasan lingkungan. Dengan penerapan yang konsisten, lahan bekas tambang dapat kembali hijau, aman, stabil, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat sekitar</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2025/09/19/hydroseeding-hijaukan-martabe-pulihkan-alam/">Hydroseeding, Hijaukan Martabe, Pulihkan Alam</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menanam Harapan, Memulihkan Lahan: Inovasi Reklamasi Agincourt Resources di Panggung Biosains Dunia</title>
		<link>https://agincourtresources.com/id/2025/08/05/menanam-harapan-memulihkan-lahan-inovasi-reklamasi-agincourt-resources-di-panggung-biosains-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[lile manalu]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog ID]]></category>
		<category><![CDATA[Agincourt Resources]]></category>
		<category><![CDATA[ESG]]></category>
		<category><![CDATA[fitoremediasi]]></category>
		<category><![CDATA[ICoBio 2025]]></category>
		<category><![CDATA[IPB International Convention Center]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[reklamasi tambang]]></category>
		<category><![CDATA[tambang emas martabe]]></category>
		<category><![CDATA[tambang ramah lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agincourtresources.com/?p=266190</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agincourt Resources kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik pertambangan berkelanjutan melalui partisipasi dalam The 6th International Conference on Biosciences (ICoBio) 2025 yang diselenggarakan di IPB International Convention Center, Bogor, pada 5 Agustus 2025. Dalam forum ilmiah ini, Superintendent Environmental Site Support Agincourt Resources, Syaiful Anwar, memaparkan praktik reklamasi lahan bekas tambang yang dijalankan di Tambang Emas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2025/08/05/menanam-harapan-memulihkan-lahan-inovasi-reklamasi-agincourt-resources-di-panggung-biosains-dunia/">Menanam Harapan, Memulihkan Lahan: Inovasi Reklamasi Agincourt Resources di Panggung Biosains Dunia</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Agincourt Resources kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik pertambangan berkelanjutan melalui partisipasi dalam The 6th International Conference on Biosciences (ICoBio) 2025 yang diselenggarakan di IPB International Convention Center, Bogor, pada 5 Agustus 2025. Dalam forum ilmiah ini, Superintendent Environmental Site Support Agincourt Resources, Syaiful Anwar, memaparkan praktik reklamasi lahan bekas tambang yang dijalankan di Tambang Emas Martabe.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam paparannya, Syaiful menjelaskan bahwa reklamasi dilakukan dengan metode fitoremediasi, yaitu teknik pemulihan tanah menggunakan tanaman yang mampu menyerap logam berat. Jenis tanaman yang digunakan antara lain <em>Hibiscus tiliaceus</em>, <em>Samanea saman</em>, dan <em>Macaranga tanarius</em>. Hingga akhir 2024, Agincourt Resources telah berhasil mereklamasi 39,32 hektare lahan dan memulihkan kesuburan tanah di area bekas tambang.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses pengolahan emas di Tambang Emas Martabe sendiri menggunakan metode Carbon-in-Leach (CIL) yang lebih aman dan efisien, tanpa menggunakan merkuri. Sebagai alternatif, digunakan sianida, yang secara ilmiah lebih mudah terurai secara alami dan aman bagi lingkungan jika dikelola dengan benar. Teknologi ini dilengkapi dengan sistem pengelolaan limbah dan air yang memenuhi standar lingkungan nasional.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seluruh upaya ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Agincourt Resources. Tujuh prinsip ESG yang diterapkan mencakup: pengurangan emisi gas rumah kaca, manajemen energi, manajemen air, manajemen limbah, keselamatan dan kesehatan kerja, pengembangan masyarakat, serta tata kelola perusahaan yang baik. Prinsip-prinsip ini sejalan dengan visi keberlanjutan PT Astra International, Tbk sebagai induk perusahaan.&nbsp; Melalui partisipasi dalam ICoBio 2025, Agincourt Resources tidak hanya membagikan praktik baik pengelolaan lingkungan tambang, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan dunia sains dalam mendorong masa depan pertambangan yang lebih bertanggung jawab dan ramah lingkungan.</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2025/08/05/menanam-harapan-memulihkan-lahan-inovasi-reklamasi-agincourt-resources-di-panggung-biosains-dunia/">Menanam Harapan, Memulihkan Lahan: Inovasi Reklamasi Agincourt Resources di Panggung Biosains Dunia</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reklamasi Tambang: Menanam Harapan, Menjaga Masa Depan</title>
		<link>https://agincourtresources.com/id/2025/07/11/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[lile manalu]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog ID]]></category>
		<category><![CDATA[Agincourt Resources]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem tambang]]></category>
		<category><![CDATA[ekowisata tambang]]></category>
		<category><![CDATA[environmental research]]></category>
		<category><![CDATA[fitoremediasi]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[mikoriza]]></category>
		<category><![CDATA[mycorrhizae]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan hijau]]></category>
		<category><![CDATA[phytoremediation]]></category>
		<category><![CDATA[pohon lokal]]></category>
		<category><![CDATA[post-mining land use]]></category>
		<category><![CDATA[reklamasi berbasis alam]]></category>
		<category><![CDATA[reklamasi tambang]]></category>
		<category><![CDATA[revegetasi]]></category>
		<category><![CDATA[revegetation]]></category>
		<category><![CDATA[seed ball]]></category>
		<category><![CDATA[seed balls]]></category>
		<category><![CDATA[sustainability mining]]></category>
		<category><![CDATA[tambang emas martabe]]></category>
		<category><![CDATA[teknik pertambangan yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[UU Minerba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agincourtresources.com/?p=262045</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di dunia pertambangan, menambang dengan bijak berarti memulihkan dengan penuh tanggung jawab. Di Tambang Emas Martabe, reklamasi bukan hanya kewajiban, tapi bagian dari komitmen jangka panjang untuk memulihkan ekosistem, mengembalikan fungsi lahan, dan memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Lebih dari Sekadar MenghijaukanReklamasi dilaksanakan sejak awal perencanaan tambang, dimulai dengan penyimpanan top soil (lapisan tanah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2025/07/11/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan/">Reklamasi Tambang: Menanam Harapan, Menjaga Masa Depan</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di dunia pertambangan, menambang dengan bijak berarti memulihkan dengan penuh tanggung jawab. Di Tambang Emas Martabe, reklamasi bukan hanya kewajiban, tapi bagian dari komitmen jangka panjang untuk memulihkan ekosistem, mengembalikan fungsi lahan, dan memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lebih dari Sekadar Menghijaukan<br></strong>Reklamasi dilaksanakan sejak awal perencanaan tambang, dimulai dengan penyimpanan top soil (lapisan tanah atas) untuk digunakan kembali sebagai media tanam. Hingga akhir 2024, dari total 646,08 hektare bukaan lahan, 39,52 hektare telah direklamasi. Target reklamasi ditetapkan sebesar 4,72 ha pada 2023, 11,96 ha pada 2024, dan 2,44 ha pada 2025. Beberapa jaminan reklamasi bahkan telah dikembalikan 100% oleh pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Landasan pelaksanaannya mengacu pada sejumlah regulasi, antara lain:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Undang-Undang (UU) No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba)</li>



<li>UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup</li>



<li>Peraturan Pemerintah (PP) No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup</li>



<li>Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. P.27/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2018 tentang Pedoman Pinjam Pakai Kawasan Hutan</li>



<li>Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) No. 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Reklamasi Berbasis Ilmu dan Alam<br></strong>Lebih dari sekadar menanam pohon, reklamasi menciptakan ekosistem baru yang tumbuh secara alami dan berkelanjutan. Beberapa pendekatan yang digunakan:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Revegetasi dengan tanaman lokal. Sejak 2012, lebih dari 41.000 bibit pohon telah ditanam. Semester I 2025 mencatat 15.450 bibit di area reklamasi dan 22.770 bibit di hutan asli.</li>



<li>Seed ball (bola benih): Campuran tanah pucuk, kompos, dan biji tanaman yang disebar agar tumbuh alami.</li>



<li>Kolaborasi dengan alam: Penanaman pohon buah untuk menarik burung dan kelelawar agar membantu penyebaran benih dari hutan sekitar.</li>



<li>Mikroorganisme baik, seperti mikoriza, digunakan untuk meningkatkan daya serap akar dan memperbaiki struktur tanah.</li>



<li>Fitoremediasi: Penggunaan tanaman seperti vetiver, iris, bunga matahari, hingga lidah mertua untuk menyerap polutan dari tanah dan air.</li>



<li>Nursery (persemaian): Sebanyak 21.357 bibit tanaman lokal telah diproduksi selama Semester I 2025.</li>



<li>Reklamasi Mangrove: Sejak 2023, sebanyak 32.219 bibit mangrove ditanam di lahan 29 hektare.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Tiga Kriteria Keberhasilan Reklamasi</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Penataan lahan: Penimbunan kembali, penyebaran tanah akar, pengelolaan air, dan pengendalian erosi.</li>



<li>Revegetasi: Penanaman spesies lokal, tanaman penutup, dan pengendalian air asam tambang.</li>



<li>Penyelesaian akhir: Penutupan tajuk vegetasi dan perawatan pascatanam. Semua proses diawasi dan dilaporkan ke pemerintah.</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/07/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan-1-1024x683.webp" alt="reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan" class="wp-image-262048" srcset="https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/07/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan-1-1024x683.webp 1024w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/07/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan-1-300x200.webp 300w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/07/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan-1-768x512.webp 768w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/07/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan-1-1536x1024.webp 1536w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/07/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan-1-2048x1365.webp 2048w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/07/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan-1-1080x720.webp 1080w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/07/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan-1-1280x853.webp 1280w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/07/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan-1-980x653.webp 980w, https://agincourtresources.com/wp-content/uploads/2025/07/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan-1-480x320.webp 480w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Reklamasi bukan akhir dari kegiatan tambang. Monitoring terus dilakukan untuk memastikan lereng tetap stabil, vegetasi tumbuh baik, dan aliran air terkendali. Ke depan, area reklamasi dirancang menjadi kawasan ekowisata dan pusat riset lingkungan, ruang belajar yang menyatukan manusia dan alam. Di Agincourt Resources, reklamasi adalah awal dari harapan baru, untuk lingkungan yang, lestari dan bermakna.</p>
<p>The post <a href="https://agincourtresources.com/id/2025/07/11/reklamasi-tambang-menanam-harapan-menjaga-masa-depan/">Reklamasi Tambang: Menanam Harapan, Menjaga Masa Depan</a> appeared first on <a href="https://agincourtresources.com/id/">Agincourt Resources</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
