Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan hayati terbesar di dunia. Di balik hutan tropisnya, hidup ratusan spesies amfibi dan reptile dua kelompok yang sering luput dari perhatian, tetapi justru menyimpan peran penting dalam menjaga keseimbangan alam.
Di Tambang Emas Martabe, keberadaan mereka bukan sekadar data ilmiah. Mereka adalah “penjaga sunyi” yang memberi sinyal tentang kesehatan lingkungan. Amfibi dan reptil yang bersama-sama disebut herpetofauna memiliki karakter unik. Amfibi hidup di dua dunia, air dan darat, sementara reptil lebih mampu beradaptasi di lingkungan yang lebih kering. Meski berbeda, keduanya sama-sama sensitif terhadap perubahan lingkungan. Karena itu, kehadiran mereka sering digunakan sebagai bioindikator alami: penanda apakah ekosistem masih dalam kondisi baik.
Di area sekitar Tailing Management Facilities (TMF) East, pemantauan herpetofauna dilakukan secara rutin. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya perusahaan dalam memastikan bahwa operasional tambang berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Bagi Martabe, keberlanjutan bukan sekadar komitmen tetapi praktik yang terus diukur dan diperbaiki.
Tim melakukan pengamatan langsung di pagi dan malam hari, menyusuri jalur-jalur alami sepanjang 1–2 kilometer, baik di area darat maupun sekitar aliran air. Metode ini memungkinkan tim melihat langsung interaksi satwa dengan habitatnya, sekaligus memahami kondisi mikrohabitat yang mendukung kehidupan mereka.
Hasilnya, tercatat 29 spesies herpetofauna terdiri dari 13 jenis reptil dan 16 jenis amfibi. Temuan ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut masih mampu mendukung kehidupan berbagai spesies, meskipun tingkat keanekaragamannya bervariasi.
Salah satu jalur pengamatan menonjol karena memiliki kondisi mikrohabitat yang lebih baik. Kehadiran sungai-sungai kecil, sumber air yang stabil, serta ketersediaan pakan alami seperti serangga, menciptakan lingkungan yang ideal bagi herpetofauna. Ditambah dengan tingkat kelembapan yang tinggi, sekitar 80–83%, kawasan ini menjadi habitat yang sangat mendukung, terutama bagi amfibi yang bergantung pada kelembapan untuk bertahan hidup.
Dari sini kita belajar satu hal sederhana: ketika habitat terjaga, kehidupan akan mengikuti.
Bagi Agincourt Resources, menjaga keanekaragaman hayati bukan hanya tentang melindungi spesies, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan ekosistem secara menyeluruh. Karena pada akhirnya, keberhasilan sebuah operasi tambang tidak hanya diukur dari hasil produksi, tetapi juga dari bagaimana lingkungan tetap hidup dan berfungsi dengan baik.
Dan di antara rimbunnya hutan Tambang Emas Martabe, herpetofauna terus menjadi pengingat bahwa alam selalu berbicara, jika kita mau mendengarkan.







