ULASAN  

Agincourt Resources bergerak dalam bidang eksplorasi, penambangan, dan pemrosesan emas dan perak di Tambang Emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Pusat kantor Agincourt Resources berada di Jakarta dan mempekerjakan lebih dari 3.700 individu, terdiri atas sekitar 1.100 karyawan tetap dan karyawan kontrak, serta 2.600 tenaga kontraktor dengan lebih dari 99% warga negara Indonesia dan lebih dari 70% direkrut secara lokal. Berkomitmen pada operasional yang aman dan berkelanjutan, Agincourt Resources memprioritaskan meminimalkan dampak lingkungan sambil memberikan manfaat jangka panjang bagi para pemangku kepentingan lokal.

PT AGINCOURT RESOURCES
SHAREHOLDERS

Agincourt Resources beroperasi di area seluas 646 hektare per Desember 2025 dalam wilayah konsesi seluas 130.260 hektare (1.303 km²) yang mencakup wilayah Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, dan Mandailing Natal. Sejak produksi dimulai pada 24 Juli 2012, setiap tahunnya Tambang Emas Martabe telah memproses lebih dari 6 juta ton bijih dan menghasilkan lebih dari 200.000 ounce emas dan 1–2 juta ounce perak.

Tambang Emas Martabe melakukan kegiatan operasional berdasarkan Kontrak Karya (KK) selama 30 tahun dengan Pemerintah Indonesia. Awalnya pada tahun 1997, wilayah pertambangan mencakup 6.560 km², kemudian area konsesi mengalami perkembangan menjadi 130.252 hektar (1.303 km²), meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Mandailing Natal.

Hingga Juni 2025, sumber daya mineral tambang diperkirakan sebesar 6,4 juta ounce emas dan 58 juta ounce perak, sedangkan cadangan bijih diperkirakan sebesar 3,56 juta ounce emas dan 31 juta ounce perak.