Bagaimana Proses Revegetasi Lahan Bekas Tambang?

bagaimana-proses-revegetasi-lahan-bekas-tambang-agincourt

Proses Revegetasi lahan pasca tambang memerlukan persiapan yang matang.

Revegetasi lahan pasca tambang adalah salah satu langkah yang harus dilakukan oleh setiap perusahaan tambang. Tujuan utama dari revegetasi adalah mengembalikan ekosistem bekas tambang sehingga dapat ditinggali oleh flora dan fauna. Namun, dalam proses revegetasi tersebut tidak bisa dilakukan tanpa persiapan. Setiap lahan memiliki karakter berbeda. Pemilihan jenis vegetasi juga harus dipertimbangkan sehingga ekosistem yang dibangun bisa digunakan.

Untuk sampai pada revegetasi secara maksimal, ada beberapa hal penting perlu diperhatikan. Hal tersebut berkaitan dengan sukses tidaknya sebuah rencana revegetasi yang dilakukan oleh perusahaan.

Baca Juga: Menjaga Lingkungan Pertambangan Emas Dengan Revegetasi

Pentingnya Jika Dilakukan Revegetasi

Perlu dipahami bahwa pertambangan merupakan salah satu sektor penggerak perekonomian di Indonesia. Salah satu bentuk degradasi lahan bisa dilihat dari perubahan bentang alam hingga perubahan kondisi flora dan fauna. Oleh sebab itu, perhatian mengenai langkah penanganan mengenai kerusakan lingkungan menjadi fokus paling utama. Revegetasi lahan bekas tambang dapat menjadi solusi paling efektif untuk mengembalikan ekosistem lahan. Revegetasi sendiri merupakan usaha untuk memperbaiki dan mengembalikan vegetasi yang telah rusak akibat operasi pertambangan. 

Proses dalam Sebuah Revegetasi 

Bagaimana proses dalam upaya revegetasi? Upaya ini dilakukan untuk seluruh lahan dengan tutupan permukaan yang kurang baik. Artinya, semua area yang mendapatkan dampak langsung maupun tidak dari aktivitas pertambangan. Namun, revegetasi lahan bekas tambang lebih diutamakan untuk daerah hulu. Dampak operasi pertambangan pada daerah hulu dinilai jauh lebih besar jika dibandingkan dengan daerah hilir.

Untuk memulai upaya ini, maka diperlukan perencanaan matang sebelum memulai proses revegetasi. Perusahaan bisa memulainya dari analisa tanah, pemilihan jenis tanaman, mempersiapkan bibit, mempersiapkan lahan, hingga mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten. Pelatihan terhadap semua pelaku revegetasi juga menjadi hal krusial, karena hal tersebut berkaitan langsung dengan berhasil atau tidaknya proses revegetasi lahan bekas tambang. 

Pemilihan Tanaman untuk Revegetasi Lahan Bekas Tambang

Ada hal cukup penting dalam upaya pasca tambang, yaitu pemilihan jenis tanaman. Biasanya, pemilihan tanaman disesuaikan dengan tujuan pasca tambang. Misalnya lahan akan dijadikan sebagai hutan produktif.

Namun, penanaman pada tahap awal dilakukan dengan menanam tanaman jenis cover crop seperti rumput maupun gulma. Tahap selanjutnya adalah menanam tanaman lokal (indigenous species) untuk menjaga keanekaragaman hayati lokal. Tahap terakhir dilakukan penanaman tanaman yang cepat tumbuh, yang bertujuan untuk menyediakan ekosistem udara dan suhu yang sesuai dengan lingkungan. 

Baca Juga: 5 Cara Membuat Pertambangan Berkelanjutan

Pemeliharaan Tanaman Revegetasi

Upaya pasca tambang bukan hanya tentang mengembalikan ekosistem hutan seperti sedia kala. Namun, pengawasan serta pengontrolan jenis vegetasi di dalamnya juga harus diperhatikan dengan baik. Pembersihan gulma disusul dengan pemupukan, dapat membuat berbagai jenis vegetasi bisa tumbuh lebih cepat. Pengelolaan hama juga perlu diperhatikan dalam proses pemeliharaan tanaman revegetasi.

Revegetasi lahan bekas tambang tidak akan berhasil jika tidak ada keberlanjutan pengawasan. Misalnya, pengawasan terhadap jenis tanaman peneduh harus dilakukan hingga melewati masa kritis 1-2 tahun sejak masa tanam. Jika vegetasi yang dilakukan adalah tanaman berbuah untuk produksi, maka pemeliharaan secara berkala juga sangat penting. Tujuannya adalah supaya tanaman tersebut bisa terus produktif dan memberikan manfaat bagi banyak pihak.

Menanam dan merawat tanaman revegetasi merupakan upaya pasca tambang yang bisa mengembalikan ekosistem dan kualitas lingkungan seperti ke rona awal. Itulah mengapa revegetasi lahan pasca tambang diperlukan sehingga flora dan fauna bisa kembali hidup. Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai pertambangan emas, dan pengembangan berkelanjutannya, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.

judi online baccarat togel idn play tangkas88 infini88 slot bonanza88 slot online agen sbobet pragmatic slot pulsa sbobet slot deposit dana situs judi online selot autowin88 slot vegasslot pokerseri joker123