Sudahkah Anda Mengetahui Metode Kerja Land Clearing?

sudahkah-anda-mengetahui-metode-kerja-land-clearing-agincourt

Land clearing seringkali dipakai untuk beragam keperluan.

Saat ini jumlah penduduk di dunia terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu sehingga memerlukan upaya land clearing atau pembukaan lahan.  Dalam prosesnya ada banyak cara untuk membuka lahan. Mulai dari cara yang memanfaatkan pembakaran hingga cara tanpa bakar. Semua cara mempunyai kelebihan kekurangan masing-masing.

Sebenarnya kegiatan pembukaan lahan tidak dapat dihindari. Sebab, manusia akan terus memerlukan area baru. Apa yang harus diperhatikan ialah metode kerjanya sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi semua pihak.

Baca Juga: Bagaimana Respons Perusahaan Tambang di Masa Pandemi? Ini Pembahasannya

Prosedur yang dipakai dalam Land Clearing

Pembukaan lahan merupakan proses pembersihan dan penyiapan lahan sebelum memulai aktivitas pertanian, pertambangan, perkebunan maupun konstruksi.

Dalam melaksanakan land clearing, perusahaan wajib memperhatikan lokasinya terlebih dahulu. Yakni tidak boleh area yang dilindungi. Area dilindungi misalnya adalah kawasan konservasi bagi hewan maupun tanaman.

Kemudian perusahaan perlu mempertimbangkan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Lantas tidak lupa memperhatikan berbagai keilmuan seperti meteorologi, hidrologi, dan lain sebagainya demi menghindari bencana misalnya erosi, banjir serta longsor.

Prosedur dalam pembukaan lahan meliputi sejumlah langkah. Semuanya wajib dilakukan secara urut dan benar. Seperti ini prosedur yang berlaku di tanah air.

1. Peta Perencanaan

Prosedur land clearing yang pertama ialah membuka lahan berdasarkan peta perencanaan yang telah dibuat. Jadi, tidak boleh sampai melewati batas peta dalam pengaplikasiannya. Apalagi sampai mengganggu kehidupan hewan liar.

2. Sosialisasi

Ketika melakukan aktivitas ini umumnya berdekatan dengan permukiman warga. Maka, perlu melakukan sosialisasi dengan masyarakat agar terbangun hubungan yang baik. Perlu menyampaikan secara jelas dan lengkap.

3. Surat Perjanjian

Setelah melakukan sosialisasi, langkah berikutnya ialah menuangkan kesepakatan bersama dalam surat perjanjian, karena aktivitas pembukaan mempunyai nilai hukum antara pihak kontraktor dan masyarakat.

4. Dilaksanakan Blok per Blok

Proses pembukaan lahan nantinya perlu dilaksanakan secara blok per blok. Sementara proses pengukurannya perlu memakai GPS dan koordinat, sehingga berjalan dengan tepat tanpa melewati batas.

5. Ganti Rugi

Apabila membuka lahan yang sebelumnya milik warga, maka perlu membayar ganti rugi berdasarkan prosedur. Sementara area yang tidak termasuk dalam pembukaan ini tentu tidak boleh dilanggar.

Tahapan yang benar dalam Land Clearing

Setelah memahami prosedur dalam pembukaan lahan, selanjutnya perlu mengetahui mengenai tahapannya. Sehingga tidak melakukan kesalahan dalam aktivitas tersebut, berikut ini tahapannya.

1. Survei Tata Batas

Tahapan pertama ialah melakukan survei pada lokasi. Survei ini bertujuan untuk mengetahui batas lahan, membuat peta areal, mendapatkan ukuran luas areal, dan mencatat berbagai informasi penting lainnya.

2. Menyusun Tata Ruang

Tahapan land clearing berikutnya adalah menyusun tata ruang. Mulai dari jaringan jalan, pembagian blok, luas setiap blok, bangunan pendukung, dan lain sebagainya, sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan lahan baru.

3. Membuat Blok

Kegiatan ini meliputi pembentukan dan pembuatan layout lahan ke dalam blok-blok. Blok ini wajib disesuaikan dengan keadaan di lapangan. Keadaan lapangan telah diketahui melalui tahapan survei tata bebas sebelumnya.

4. Membentuk Jalan dan Jembatan

Tahapan land clearing selanjutnya adalah membentuk jalan dan jembatan untuk mempermudah transportasi alat. Apabila perlu membuat jembatan sebaiknya juga dilakukan.

5. Imas dan Tumbang

Apabila ada pohon atau hutan, maka perlu melakukan imas yaitu penebangan pohon. Sementara tumbang maksudnya ialah aktivitas untuk menumbangkan pohon yang memiliki diameter lebih dari 15 cm dan tinggi bekas tumbangan ialah 60 cm.

6. Stacking

Jika lahan telah terbuka maka langkah terakhir ialah melaksanakan pembersihan. Kegiatan ini dimulai dengan membersihkan sampah hasil aktivitas pada tahap sebelumnya. Limbahnya sendiri dapat dipakai kembali untuk keperluan konstruksi.

Baca Juga: Apa Arti Open-Pit Mining yang Sering Dilakukan Perusahaan Tambang?

Bertambahnya manusia di dunia menyebabkan timbulnya kebutuhan akan lahan baru. Baik untuk keperluan perusahaan, membangun rumah, membuat perkebunan dan lain sebagainya. Salah satu cara untuk memperoleh lahan adalah dengan upaya land clearing. Ingin mengetahui pengembangan berkelanjutan Agincourt?  klik di sini. Untuk mengetahui kesehatan dan keselamatan kerja pekerja, klik di sini. Untuk mengetahui keanekaragaman hayati PT Agincourt, baca di sini. Ingin mengetahui pengelolaan lingkungan pertambangan? simak di sini.  Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai emas atau pertambangan emas, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.

judi online baccarat togel idn play tangkas88 infini88 slot bonanza88 slot online agen sbobet pragmatic slot pulsa sbobet slot deposit dana situs judi online selot autowin88 slot vegasslot pokerseri joker123