Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah sekitar Sungai Garoga mengakibatkan rusaknya persawahan, permukiman, serta putusnya akses jalan dan mobilitas warga. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak untuk mendapatkan bantuan, akses transportasi, dan pemulihan infrastruktur secara cepat.

Agincourt Resources mengerahkan tim lapangan, alat berat, dan perlengkapan pendukung untuk mempercepat proses pemulihan. Upaya pertama difokuskan pada pengalihan aliran Sungai Garoga yang terdampak, di mana banjir bandang menutup aliran Sungai Garoga 1 dan 2 dengan material kayu dan lumpur sehingga membentuk aliran baru, Sungai Garoga 3, yang merusak permukiman dan area persawahan. Dengan pembangunan tanggul dan pengembalian aliran sungai secara aman, akses jalan dibuka kembali, distribusi bantuan lancar, dan mobilitas warga pulih secara bertahap.
Selain itu, Agincourt Resources juga menghadirkan posko kesehatan bagi warga terdampak. Tenaga kesehatan di posko melakukan pemeriksaan, memberikan obat-obatan, dan memberikan dukungan psikologis untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau dan risiko penyakit dapat diminimalkan. Layanan ini juga menjadi tempat aman bagi warga untuk memperoleh perhatian dan penguatan selama masa pemulihan.

Dengan aliran air yang kembali terarah dan layanan kesehatan yang tersedia, proses pemulihan masyarakat berjalan lebih cepat dan terstruktur. Kehadiran Agincourt Resources dalam pemulihan pascabencana ini menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung kehidupan warga, menjaga keselamatan, serta menumbuhkan kembali harapan di tengah masa sulit.







