Mengubah Sampah Menjadi Nilai Keberlanjutan

Jun 30, 2026

Perubahan besar sering kali dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan bersama. Semangat inilah yang menjadi pesan utama dalam Seremoni Pemanfaatan Ecobrick yang dilaksanakan Agincourt Resources pada 30 Juni 2026 sebagai bagian dari perjalanan Program Aksi Bikin Ecobrick, sebuah inisiatif kolaboratif yang mendorong masyarakat untuk mengelola sampah plastik secara lebih bertanggung jawab sekaligus membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.

Sejak dimulai pada Juli hingga Desember 2025, program ini berhasil mengumpulkan sebanyak 10.000 botol ecobrick yang setara dengan pengurangan sekitar 2,5 ton sampah plastik dari lingkungan. Ribuan botol tersebut kini dimanfaatkan menjadi Taman Ecobrick di kawasan Sopo Daganak, dan penanda visual Martabe Cocoa serta Farm yang tidak hanya menjadi elemen penataan kawasan, tetapi juga ruang edukasi yang mengingatkan bahwa sampah plastik masih memiliki nilai guna ketika dikelola dengan kreativitas dan kolaborasi bersama.

Keberhasilan program ini tidak lepas dari keterlibatan berbagai pihak, termasuk sekolah, bank sampah, pemerintah daerah, media, serta masyarakat yang bergerak bersama dalam membangun kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah.

Senior Manager Processing Agincourt Resources, Altur Tambun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencapaian terbesar dari program ini bukan sekadar jumlah ecobrick yang terkumpul, tetapi tumbuhnya kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan harus dimulai dari tindakan nyata yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat tersebut juga tercermin dari kisah inspiratif SMP Negeri 1 Batang Toru yang berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata melalui berbagai upaya membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah. Salah satu praktik yang terus dikembangkan adalah pemanfaatan ecobrick sebagai bagian dari edukasi pengelolaan sampah plastik sekaligus menanamkan kebiasaan menjaga lingkungan sejak usia sekolah.

Cerita inspiratif lainnya datang dari Sri Wahyuni, salah satu masyarakat yang turut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah juga dapat membuka peluang ekonomi baru. Melalui kreativitasnya, sampah kemasan yang sebelumnya tidak bernilai berhasil diolah menjadi berbagai produk seperti tas yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi yang melibatkan masyarakat, dunia pendidikan, komunitas pengelola sampah, dan perusahaan, Agincourt Resources terus mendorong lahirnya aksi nyata yang sejalan dengan semangat Hari Lingkungan Hidup 2026, Saatnya Bekerja untuk Iklim. Program ini menjadi bukti bahwa menjaga bumi tidak selalu dimulai dari langkah besar, tetapi dari kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama dan terus tumbuh menjadi perubahan yang berkelanjutan bagi generasi masa depan.

BACA SELENGKAPNYA

Posting Terkait