Asah Keterampilan, Langkah Menuju Kemandirian: Pelatihan Operator Compactor Membekali Perempuan di Sekitar Tambang Emas Martabe

Agu 30, 2026

Keterampilan menjadi salah satu bekal penting dalam membuka peluang kerja sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Agincourt Resources bersama PT Macmahon Mining Services (MMS), dengan dukungan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tapanuli Selatan, menyelenggarakan Pelatihan Operator Compactor bagi 15 perempuan dari desa dan kelurahan di sekitar Tambang Emas Martabe. Pembukaan pelatihan dilaksanakan pada 30 Agustus 2026 di Sopo Daganak.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman, keterampilan, dan motivasi kepada para peserta agar memiliki kompetensi dalam mengoperasikan alat secara aman dan profesional, sekaligus membuka kesempatan yang setara bagi perempuan untuk mengembangkan keterampilan di bidang operasional. Kompetensi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk memperluas peluang kerja peserta, baik di PT MMS maupun perusahaan lainnya sesuai dengan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan.

Program pelatihan berlangsung selama 1,5 bulan dengan PT MMS berperan sebagai penyedia dan pelatih selama kegiatan berlangsung. Sebelum memasuki pelatihan pengoperasian unit, peserta akan mendapatkan pembekalan dasar berupa HSE Induction dan Basic K3 oleh tim Occupational Health and Safety (OHS). Tahapan selanjutnya mencakup pengenalan area pelatihan serta unit yang akan digunakan selama proses pembelajaran.

Salah satu peserta dari Desa Sipenggeng, Juliana Fransiska Rambe, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti program tersebut. Menurutnya, pelatihan operator compactor tidak hanya menambah keterampilan dan pengalaman, tetapi juga menjadi bekal untuk meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan. Ia berharap kompetensi yang diperoleh dapat membantunya bekerja sebagai operator sekaligus turut meningkatkan perekonomian keluarga.

Melalui kolaborasi ini, Agincourt Resources terus mendorong pengembangan kompetensi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Keterampilan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada proses pelatihan, tetapi menjadi bekal bagi para peserta untuk melangkah lebih mandiri dan membuka peluang masa depan.

BACA SELENGKAPNYA

Posting Terkait