President Director Agincourt Resources Muliady Sutio menjadi salah satu penerima penghargaan The 50 Most Innovative CEO Awards 2026 dari The Iconomics Media yang didukung Axia Research.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pemimpin perusahaan yang dinilai memiliki kemampuan dalam mendorong inovasi, menghadapi tantangan, serta mendukung perkembangan dunia usaha melalui kepemimpinan yang adaptif.
Proses penilaian dilakukan melalui survei daring terhadap karyawan dari berbagai industri dengan empat parameter utama, yaitu popularitas, kompetensi, kepemimpinan dalam menghadapi krisis, dan kepribadian. Empat aspek tersebut menjadi bagian dari penilaian terhadap kualitas kepemimpinan dalam mengelola organisasi di tengah dinamika dunia usaha.

Mewakili President Director, Superintendent Government Relations & Permitting Vidra Rubyneisca dan Superintendent Legal Compliance Raditya Pratama menerima penghargaan tersebut pada 15 Oktober 2026 di Kementerian Koperasi, Jakarta. The 50 Most Innovative CEO Awards 2026 merupakan bagian dari rangkaian The Iconomics Forum bertema “Mengkatalisasi Ekonomi Daerah: Pembiayaan, Investasi, dan Kolaborasi untuk Pertumbuhan” yang dihadiri Kementerian Koperasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).
Bagi Agincourt Resources, pengakuan ini menjadi momentum untuk terus memperkuat budaya kerja yang terbuka terhadap gagasan baru, mendorong kolaborasi lintas fungsi, dan mengembangkan kompetensi karyawan. Kepemimpinan yang mendukung inovasi diharapkan dapat menciptakan ruang bagi lahirnya berbagai inisiatif perbaikan yang berkontribusi terhadap efektivitas operasional dan keberlanjutan perusahaan.
Pencapaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh insan Agincourt Resources untuk terus berinovasi, berbagi pengetahuan, dan menghadirkan kontribusi positif melalui pekerjaan masing-masing. Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, perusahaan diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingan.







