Pemberdayaan masyarakat tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan. Melalui program Martabe Social Enterprise, Agincourt Resources terus mendorong pengembangan potensi lokal dengan menghadirkan berbagai inisiatif yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Dua di antaranya adalah Martabe Goat Farm dan Martabe Chicken Farm yang bergerak di bidang peternakan.

Program ini dikembangkan sebagai langkah untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan alternatif mata pencaharian berbasis potensi daerah. Dengan memanfaatkan peluang yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan, kedua program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Mengembangkan Potensi Peternakan Kambing di Tapanuli Selatan
Budidaya kambing di Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki peluang yang besar untuk terus dikembangkan. Dengan penerapan metode budidaya yang tepat, peningkatan kapasitas peternak, serta dukungan dari berbagai pihak, sektor peternakan kambing dapat menjadi salah satu sumber ekonomi yang menjanjikan.
Melihat potensi tersebut, Agincourt Resources menghadirkan Martabe Goat Farm sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan peternakan kambing pedaging di wilayah Batang Toru. Program ini hadir sebagai solusi terhadap kebutuhan pasokan daging sekaligus mendorong lahirnya komoditas peternakan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Martabe Goat Farm mengembangkan kambing jenis Boerka, yaitu hasil persilangan kambing Boer dengan kambing Kacang yang dikenal memiliki pertumbuhan lebih cepat, daya adaptasi yang baik terhadap lingkungan tropis, serta potensi produksi daging yang lebih tinggi dibandingkan kambing lokal pada umumnya. Kambing Boerka juga memiliki produktivitas daging sekitar dua hingga tiga kali lebih besar dibandingkan kambing lokal sehingga dinilai memiliki prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan sebagai komoditas peternakan unggulan.
Dalam pelaksanaannya, Martabe Goat Farm mengembangkan peternakan dengan bibit unggul yang berasal dari Loka Pengujian Standar Instrumen Ruminansia Kecil (LPSI RK) Sei Putih, Kabupaten Deli Serdang, yang terdiri atas 8 ekor kambing jantan dan 80 ekor kambing betina.
Program ini juga melibatkan kemitraan dengan SMKN 1 Batang Toru melalui pembinaan kepada 14 siswa sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan pengenalan praktik peternakan modern. Selain itu, pengelolaan operasional Martabe Goat Farm dilakukan oleh empat pemuda lokal yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan pakan, kebersihan kandang, perkembangbiakan, hingga kesehatan hewan ternak.
Melalui program ini, diharapkan tercipta peluang ekonomi baru di Tapanuli Selatan, menghadirkan pilihan komoditas dengan prospek jangka panjang, serta mendukung pengembangan mata pencaharian berbasis potensi lokal.
Menjawab Peluang Produksi Telur Lokal

Selain peternakan kambing, Agincourt Resources juga mengembangkan Martabe Chicken Farm sebagai upaya mendorong penguatan sektor peternakan ayam petelur di Tapanuli Selatan.
Martabe Chicken Farm dikelola oleh tiga pemuda lokal dengan dukungan kemitraan bersama SMKN 1 Batang Toru. Program ini juga membangun kolaborasi dengan petani jagung sebagai pemasok pakan ternak melalui lahan seluas 20 hektare. Meskipun sempat terdampak banjir, upaya pengembangan terus dilakukan, termasuk melalui potensi rehabilitasi lahan jagung di Aek Sirara, Desa Sumuran, dengan luas sekitar 10 hektare yang melibatkan 13 petani.
Hingga saat ini, Martabe Chicken Farm telah menghasilkan sekitar 1.100 butir telur per hari, yang menjadi langkah awal dalam mendukung peningkatan produksi telur lokal di wilayah Tapanuli Selatan.
Martabe Goat Farm dan Martabe Chicken Farm menjadi bagian dari komitmen Agincourt Resources dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya menghadirkan peluang usaha baru, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan, memperluas pengetahuan, serta membangun kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal.







