Mengelola Limbah, Mendorong Pemanfaatan Berkelanjutan melalui WOPP

Mei 22, 2026

Dalam industri pertambangan, pengelolaan limbah menjadi bagian penting dalam mendukung operasional yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Salah satu jenis limbah yang memerlukan penanganan khusus adalah limbah oli bekas yang dihasilkan dari aktivitas operasional alat berat, kendaraan, generator, hingga berbagai peralatan mekanis lainnya. Apabila tidak dikelola secara tepat, limbah ini berpotensi menimbulkan pencemaran terhadap tanah, air, dan lingkungan sekitar.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan, Agincourt Resources menerapkan strategi pengelolaan limbah oli bekas melalui program Waste Oil Processing Plant (WOPP). Program ini memanfaatkan oli bekas sebagai substitusi bahan baku peledakan, sehingga limbah yang sebelumnya memerlukan pengelolaan khusus dapat dimanfaatkan kembali dalam proses operasional yang masih memiliki nilai teknis.

Dalam implementasinya, campuran material pada program WOPP menggunakan sekitar 80 persen oli bekas sebagai material substitusi pendukung proses peledakan. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan prinsip reduce, reuse, recovery, waste minimisation, serta circular economy dalam pengelolaan limbah operasional perusahaan. Melalui pemanfaatan tersebut, volume limbah oli bekas yang perlu disimpan maupun dikirim ke pihak ketiga dapat dikurangi secara signifikan.

Pengelolaan limbah oli bekas diawali melalui proses segregasi dan penyimpanan yang sesuai standar, mulai dari penggunaan wadah khusus berlabel, sistem secondary containment, hingga area penyimpanan yang terlindung dari potensi tumpahan dan paparan hujan. Selain itu, sebelum dimanfaatkan dalam program WOPP, limbah oli bekas juga melalui proses quality control untuk memastikan kesesuaian terhadap spesifikasi teknis dan keselamatan operasional.

Selain mendukung efisiensi pengelolaan limbah, program ini juga membantu mengurangi kebutuhan pengangkutan limbah ke pihak eksternal, sehingga turut berkontribusi dalam menekan potensi emisi tidak langsung dari aktivitas transportasi limbah. Dari sisi operasional, penerapan WOPP juga mendukung efisiensi pemanfaatan sumber daya dan pengurangan biaya pengelolaan limbah secara berkelanjutan.

Karena berkaitan dengan material mudah terbakar dan aktivitas peledakan, implementasi WOPP juga didukung dengan pengendalian risiko yang ketat, termasuk penerapan SOP penanganan limbah, inspeksi rutin fasilitas penyimpanan, pelatihan pekerja terkait hazardous material handling, penggunaan APD, hingga kesiapsiagaan tanggap darurat. Seluruh tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan dan pemanfaatan limbah.

Melalui penerapan Waste Oil Processing Plant, Agincourt Resources terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan pengelolaan limbah yang inovatif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung praktik pertambangan yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta penguatan implementasi circular economy di lingkungan operasional perusahaan.

BACA SELENGKAPNYA

Posting Terkait

Kantung Semar, Penjaga Keseimbangan Ekosistem

Kantung Semar, Penjaga Keseimbangan Ekosistem

Di balik bentuknya yang unik, Kantung Semar (Nepenthes) menyimpan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis. Tumbuhan karnivora ini dikenal karena...