Langkah Bersama Mewujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan

Jul 23, 2026

Membangun budaya peduli lingkungan tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan proses pembelajaran yang berkelanjutan, keterlibatan seluruh warga sekolah, serta pendampingan yang konsisten agar nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan pendidikan masyarakat, Agincourt Resources melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)  menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Program Adiwiyata pada 20–23 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di 11 sekolah binaan yang sedang mempersiapkan diri menuju predikat Sekolah Adiwiyata Nasional dan Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Sebanyak 330 peserta yang terdiri atas guru pembina, Tim Adiwiyata, kader Adiwiyata, serta warga sekolah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Pendampingan dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Yayasan Peduli Lingkungan Semut Merah sebagai mitra pelaksana.

Kegiatan diawali dengan peluncuran program tahun 2026 dan evaluasi pelaksanaan program tahun 2025. Selanjutnya, peserta mendapatkan pembinaan mengenai persyaratan, indikator penilaian, serta mekanisme verifikasi Program Adiwiyata. Sekolah juga didampingi untuk mengidentifikasi kelengkapan dokumen, menyusun bukti pendukung kegiatan lingkungan hidup, serta memastikan seluruh data telah sesuai dengan indikator penilaian yang ditetapkan.

Selain memperkuat aspek administrasi, pendampingan juga membantu sekolah dalam mempersiapkan pengisian data dan pengunggahan dokumen melalui Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA). Melalui proses ini, sekolah diharapkan mampu menyajikan berbagai bukti pelaksanaan kegiatan peduli dan berbudaya lingkungan hidup secara lebih sistematis, terstruktur, dan sesuai dengan standar penilaian nasional.

Manager Community Development Agincourt Resources, Rohani Simbolon, menjelaskan bahwa Program Adiwiyata merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). Menurutnya, tujuan utama program ini bukan sekadar meraih penghargaan, melainkan membentuk karakter dan budaya peduli lingkungan yang ditanamkan sejak usia sekolah sehingga menjadi kebiasaan yang terus terbawa hingga masa depan.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Selatan, Herman S. Siregar, mengapresiasi dukungan Agincourt Resources dalam memperkuat pembinaan sekolah Adiwiyata. Ia berharap sekolah binaan dapat memanfaatkan pendampingan ini secara optimal untuk menjadi sekolah yang mandiri dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, sekolah-sekolah binaan tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi proses penilaian Adiwiyata, tetapi juga didorong untuk terus menjalankan berbagai kegiatan peduli lingkungan secara konsisten. Harapannya, budaya menjaga lingkungan dapat tumbuh menjadi identitas sekolah dan menginspirasi generasi muda untuk berperan aktif dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

BACA SELENGKAPNYA

Posting Terkait