Bagaimana Proses Terbentuknya Endapan Emas?

endapan-emas-agincourt

Pernahkah Anda mendengar mengenai proses terbentuknya emas? 

Emas sendiri merupakan salah satu golongan logam mulia yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Ketika melihat pada tabel periodik unsur kimia, logam mulia ini mempunyai simbol (Au) Aurum.

Logam mulia tersebut mempunyai karakteristik khas yang membuatnya mudah dibedakan dengan jenis lainnya. Karakteristik tersebut adalah berwarna kuning, lunak, elastik, mudah dibentuk, mengkilap dan warnanya tidak mudah memudar.

Logam mulia jenis ini cukup langka dan tidak mudah untuk mendapatkannya. Perlu melalui penambangan dengan proses cukup panjang. Karena melalui proses penambangan, pernahkah Anda mengira jika logam mulia ini berawal dari perut bumi?

Baca Juga: Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Sistem Pertambangan

4 Proses Terbentuknya Emas di Alam

Tahukah Anda jika menyimak penelitian dari Universitas Briston, emas bukan berawal dari Bumi? Logam mulia ini berawal dari tabrakan meteor pada kira-kira 200 juta tahun setelah planet Bumi terbentuk.

Pada waktu itu, Bumi dihujani oleh meteor yang mana sebagian memuat emas. Lantas meteorit mendarat dan menyebar di sejumlah bagian permukaan bumi. Lantas, logam mulia di dalamnya larut bersama cairan panas dan mengalir ke pori-pori batuan.

Begitu fluida mengalami pendinginan, emas di dalam celah atau rekahan membentuk endapan. Endapan logam mulia ini sendiri juga bisa terbentuk melalui beberapa cara seperti berikut ini.

1. Endapan Epithermal (Porfiri)

Proses terbentuknya emas di Indonesia kebanyakan berupa endapan epitermal. Jika dihitung, kira-kira 13% produk logam mulia tipe ini di dunia berasal dari jenis endapan epitermal.

Biasanya endapan epitermal berupa bentuk urat-urat, baik itu urat kuarsa maupun urat karbonat. Urat tersebut terbentuk di dalam suhu 150 hingga 300 derajat celcius. Sementara pH tergolong asam dalam kadar ringan hingga netral.

Endapan logam mulia ini diangkut oleh larutan hidrotermal yang banyak memuat ligan HS negatif dan OH negatif. Lantas, ligan akan membawanya sampai pada tahap pengendapan. Munculnya breksi hidrotermal menunjukkan pendidihan pada larutan hidrotermal.

Begitu memasuki proses pendidihan, tekanan semakin meningkat. Gas H2S akan menghilang dan pH semakin meningkat sementara suhu menurun. Pendidihan membawa emas menuju batuan sehingga kadar primernya cukup tinggi.

2. Endapan Metamorfogonik

Proses terbentuknya emas selanjutnya adalah melalui asosiasi dengan batuan metamorf dan terbentuk melalui metamorfosa batuan asalnya. Perlu Anda tahu sebelumnya jika batuan metamorf tercipta dalam tekanan dan suhu tinggi.

Adanya peningkatan suhu dan tekanan di batuan menyebabkan orientasi struktur lantas menyebabkan reaksi pada sebagian dari kristal dalam kondisi fase padat. Adanya pelepasan air pada pori menimbulkan sirkulasi air hidrotermal di batuan.

Air hidrotermal di bagian metamorfik memuat air, karbon dioksida dan karbon monoksida. Larutan hidrotermal membawa logam di batuan. Mineral kuarsa dan kalsit akan terangkat bersama emas yang terendap dalam bentuk urat-urat.

3. Endapan Mesothermal

Proses terbentuknya emas ini berada pada lingkungan batuan metamorf dan menjadi sabuk metamorfik dalam istilah geologi. Sabuk metamorfik biasanya ada di seri sabuk bertekanan rendah dan terikat dengan sulfide serta karbonasi batuan samping.

Kebanyakan logam mulia ini terikat dengan mineral lain, misalnya saja kalkopirit, galena, sfalerit, arsenopirita, timantit dan tetrahedrite. Endapan mesothermal bisa dikenali melalui urat-urat kuarsa yang memuat emas di batuan metamorf.

4. Endapan Placer

Proses terbentuknya emas keempat adalah melalui endapan placer. Endapan ini menjadi lokasi tersebarnya logam mulia dalam jumlah banyak.

Placer aluvial umumnya ada di kawasan lereng perbukitan yang mengalami erosi. Sementara placer aluvial tersebar di berbagai lokasi sehingga memerlukan tenaga lebih banyak dalam aktivitas penambangan.

Emas adalah logam mulia yang dapat ditemukan di sejumlah negara. Banyak yang mengira logam mulia ini berawal dari perut bumi. Namun sebenarnya, proses terbentuknya emas bisa melalui berbagai jenis endapan.

Baca Juga: Strip Mining, Salah Satu Metode Pertambangan yang Lazim Dilakukan

Ingin mengetahui pengembangan berkelanjutan Agincourt?  klik di sini. Untuk mengetahui kesehatan dan keselamatan kerja pekerja, klik di sini. Untuk mengetahui keanekaragaman hayati PT Agincourt, baca di sini. Ingin mengetahui pengelolaan lingkungan pertambangan? simak di sini.  Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai emas atau pertambangan emas, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.

judi online baccarat togel idn play tangkas88 infini88 slot bonanza88 slot online agen sbobet pragmatic slot pulsa sbobet slot deposit dana situs judi online selot autowin88 slot vegasslot pokerseri joker123