Cara Pengolahan Emas Terbaru Yang Perhatikan Lingkungan dan Keselamatan

cara-pengolahan-emas-terbaru-yang-perhatikan-lingkungan-dan-keselamatan-agincourt

Para penambang emas terus mencari cara pengolahan emas terbaru.

Cara ini diusahakan agar proses pengolahan jauh lebih cepat, efektif dan tidak berbahaya bagi lingkungan maupun penambang. Banyak penelitian yang mencari bagaimana cara terbaik untuk bisa melakukan penambangan dengan aman. Dengan memperhatikan faktor lingkungan dan keselamatan namun memberikan hasil tambang yang maksimal. Cara Pengolahan Emas Terbaru Dari banyaknya cara yang digunakan berikut, ada cara terbaru yang digunakan dalam proses pengolahan. Menariknya proses pengolahan tanpa menggunakan merkuri lagi dan simak apa saja tekniknya.

Baca Juga: Beberapa Elemen Penting K3 Pertambangan yang Wajib Anda Tahu

1. Teknologi Pelindian (Leaching) Sianidasi

Cara pengolahan emas terbaru tanpa merkuri yaitu menggunakan proses sianidasi yang sering digunakan penambang skala kecil. Caranya bijih emas harus dihancurkan terlebih dahulu sampai sekitar 200 mesh. Bijih emas tersebut dihancurkan sampai homogen setelah itu dilakukan sianidasi kurang lebih prosesnya 48 jam. Prosesnya harus ditambah dengan pemberian udara dan proses pengadukan itu sendiri. Proses ini menggunakan larutan garam natrium sianida NaCN pada suhu ruang dan paling sering digunakan. Proses pengolahan emas ada tahapan kominusi, pelindian, adsorpsi, pembakaran, peleburan dan destruksi sianida.

2. Teknologi Pelindian (Leaching) Tiourea

Cara kedua adalah dengan menggunakan leaching thiourea dimana bijih emas dipecah memakai jaw crusher. Setelah dipecah dan dihaluskan memakai ball mill sampai menjadi homogen kemudian dilanjutkan proses leaching memakai tiourea. Tiourea sendiri memang digunakan untuk menggantikan sianida dengan sifat lebih aman bagi lingkungan dan tidak beracun. Proses pelarutannya memakai tiourea juga cenderung sangat cepat dibandingkan dengan pelarut sianida. Thiourea adalah senyawa organik sangat mudah larut dengan sistem kerja mensirkulasi lumpur dengan larutan tiourea. Jika hanya memakai tiourea saja sebagai pelarut hanya bisa melarutkan emas dalam jumlah kecil saja.

3. Teknologi Pelindian (Leaching) Tiosulfat

Tiosulfat merupakan cara pengolahan emas terbaru untuk menggantikan proses sianida yang sering digunakan. Bahkan Tiosulfat dianggap sebagai pilihan terbaik dimana ada dua jenis garam tiosulfat yaitu hypo dan ammonium thiosulfate. Masing-masing jenis garam tersebut bisa melarutkan emas maupun perak dengan lajut pelarutan berbeda-beda. Dalam prosesnya bijih tetap harus dihaluskan dulu sama dengan proses lainnya yaitu sampai 200 mesh. Kelebihan menggunakan tiosulfat adalah tingkat toksisitasnya cukup rendah dengan tingkat recovery sangat tinggi. Sehingga proses kinetika menjadi lebih cepat dilakukan daripada proses sianidasi hanya butuh waktu sekitar 1 jam saja.

4. Teknologi Pelindian (Leaching) iGoli

iGoli merupakan sebuah proses ekstraksi emas yang tidak lagi menggunakan merkuri sebagai terobosan terbaru. Dari 0,1% konsentrat emas mampu menghasilkan 99,90% produk dengan menggunakan teknologi satu ini. Ada beberapa campuran yang digunakan seperti pemutih, sodium metabisulphite, campuran pool acid dan recovery. Untuk penambang kecil memakai sluice boxes dan dilanjutkan panning kemudian pemisahan fisik. Teknik iGoli sendiri sedang dikembangkan untuk mengurangi penggunaan merkuri serta pengentasan di seluruh lingkungan biofisik. Proses ini sangat berpengaruh bagi penambang kecil karena meminimalkan risiko keracunan merkuri. Selain itu merkuri yang tersebar ke lingkungan juga bisa diminimalkan sehingga tidak menyebabkan keracunan. Dari segi ekonomi juga manfaatnya sangat bagus karena tingkat pemulihan sangat tinggi dan pembuangan juga sederhana.

5. Flotasi

Cara terakhir adalah flotasi merupakan teknik pemisahan menggunakan cairan atau larutan bersifat hidrofilik. Jadi pemisahannya berdasarkan sifat zat itu sendiri dimana yang bersifat hidrofobik akan terikat pada gelembung udara. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi flotasi yaitu ukuran partikel, kekentalan lumpur dan gelembung udara. Masih ada lainnya yaitu permukaan partikel, karakteristik air, reagen flotasi dan kecepatan putaran pengadukan.

Baca Juga: 5 Perusahaan Tambang Emas Terbesar Indonesia, Ada Apa Saja

Banyaknya cara mengolah emas tentu memberikan pilihan sendiri bagi para penambang sesuai kebutuhan masing-masing. Berbagai cara pengolahan emas terbaru tidak lagi menggunakan merkuri sehingga lebih aman. Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai emas atau pertambangan emas, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.

judi online baccarat togel idn play tangkas88 infini88 slot bonanza88 slot online agen sbobet pragmatic slot pulsa sbobet slot deposit dana situs judi online selot autowin88 slot vegasslot pokerseri joker123